News
Lates Post

5 Ancaman Cybersecurity yang Mungkin Anda Lewatkan di 2021

in

2021 menjadi tahun dengan segudang tantangan keamanan siber atau cybersecurity. Pada periode tersebut, banyak bisnis mengaku kesulitan melindungi aplikasi web dan mencegah risiko kebocoran data mereka. Dampaknya, masalah-masalah ini menyeruak ke permukaan dan diberitakan banyak media di sepanjang tahun.

Dalam mengawali tahun baru, kali ini Blue Power Technology (BPT) akan merangkum sejumlah topik dan tantangan cybersecurity yang dialami banyak perusahaan selama 2021, serta bagaimana cara untuk mengatasi dan mengantisipasi risiko keamanan ini dengan memanfaatkan solusi teknologi dari Imperva. Berikut lima ulasannya sebagaimana dilansir dari laman blog Imperva.

1. Bad Bot

Bad bot memecahkan rekor lalu lintas internet selama 2020. Bahkan, lalu lintas berbahaya yang mereka ciptakan telah membawa dampak buruk bagi bisnis di berbagai industri. Sementara, Bad Bot Report 2021 mengungkap bahwa 57,1 persen dari lalu lintas ini berasal dari Advanced Persistent Bots (APBs).

Bot ini juga seringkali menghindari deteksi dengan ‘berkeliling’ melewati alamat IP secara random, memasuki proxy anonim, mengubah identitas mereka, dan bahayanya lagi, bisa meniru perilaku manusia serta dapat mengganggu situs web yang belum pernah disusupi sebelumnya.

Solusi Efektif untuk Berantas Bad Bot

Dengan Imperva Advanced Bot Protection (ABP), solusi ini dapat melindungi platform e-Commerce dari bad bot seperti Grinchbot yang merusak bisnis dan membuat mustahil bagi pelanggan manusia untuk membelinya. ABP dapat melindungi trafik e-Commerce tanpa menurunkan kinerja website, serta memastikan pengalaman pelanggan dan keberlangsungan bisnis. ABP juga dapat memitigasi seluruh ancaman otomatis OWASP termasuk scalping, account takeover, web scraping, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: 5 Serangan DDoS Terbesar dalam 1 Dekade Terakhir

2. Serangan DDoS di Industri Gaming

Kini, kalangan gamer menjadi target empuk para hacker, karena mereka memiliki perangkat berspesifikasi tinggi yang dianggap sangat berharga bagi penambang cryptocurrency. Ancaman serangan siber lainnya juga berpotensi menargetkan pemain, platform, bahkan studio. Siapa pun bisa meluncurkan serangan DoS/DDoS pada setiap pemain atau seluruh jaringan tanpa pengetahuan dasar programming. Bahkan, “DDoS-as-a-Service” bisa disewa secara online dengan harga sekitar 10 dolar dengan dukungan teknis. Jika cara berbahaya ini bisa dilakukan aktor jahat untuk merusak turnamen game besar, mereka juga bisa melakukannya untuk Anda.

Solusi DDoS Pilihan untuk Gamer

Baik gamer atau tidak, Anda harus melindungi infrastruktur dari berbagai jenis ancaman serangan siber. Anda bisa kunjungi tautan berikut terkait bagaimana Imperva menghadirkan solusi untuk mengamankan lanskap gaming dari DDoS. Jika Anda penyedia layanan internet, Anda juga bisa mengetahui lebih lengkap terkait bagaimana cara melindungi sistem dan jaringan dari DDoS dan bad bots di tautan ini.

3. Keamanan Data

Selama bertahun-tahun, banyak orang mempercayakan institusi seperti bank dan layanan kesehatan untuk menangani informasi pribadi dan finansial mereka. Namun kini, di era yang serba terkoneksi dan digital, jalur untuk mengakses data tersebut telah berkembang menjadi berlipat ganda, dan membuatnya menjadi lebih rentan untuk diretas.

Seperti diketahui, kebocoran data bisa menimbulkan konsekuensi bencana bagi bisnis di industri mana pun, dan bisa sangat berbahaya bagi bisnis yang telah membangun basis pelanggan mereka dengan rasa kepercayaan, dan bahkan berpotensi terhadap kejatuhan kondisi keuangan perusahaan yang serius.

Jaga Keamanan Data dengan Solusi Data Imperva

Imperva Data Privacy mampu menjangkau ke lapisan paling intelijen dan memotong jumlah besar data mentah dan membuatnya lebih mudah untuk menemukan, mengklasifikasikan, dan menganalisis data sensitif.

Anda bisa menyelidiki data perusahaan secara otomatis untuk jenis data sensitif secara spesifik dan melakukan tindakan tertentu jika diperlukan. Dengan fungsi ini, bisnis bisa mengotomatiskan tanggapan permintaan subjek, menghapus data pribadi sensitif sesuai permintaan, serta membuktikan kepatuhan peraturan kepada auditor.

4. Serangan Supply Chain

Kini, kerentanan keamanan siber hadir pada siklus pengembangan software yang paling ketat. Bahkan, tool scanning aplikasi tradisional pun bisa gagal mengidentifikasi setiap jenis kerentanan. Seiring perusahaan menjadi lebih tergantung pada komponen software pihak ketiga serta aplikasi dan API Anda terekspos pada risiko yang tak dapat diantisipasi, Anda harus membutuhkan kontrol proaktif untuk memitigasi dampak dari vektor serangan supply chain baru ini.

Solusi Keamanan untuk Serangan Supply Chain

Ketika serangan supply chain sudah ‘berpijak’ dan bergerak secara lateral di seluruh jaringan, Anda membutuhkan cara yang cepat dan mudah untuk memitigasi risiko dengan model keamanan positif yang bisa menganalisis kebiasaan aplikasi. Dengan mengidentifikasi seluruh aktivitas yang diharapkan, Anda bisa dengan mudah mengekspos perilaku berisiko tinggi dan mencurigakan.

Lewat solusi Imperva Runtime Application Self-Protection (RASP), Anda dapat memanfaatkan plug-in keamanan ringan untuk menganalisis dengan jelas aktivitas di dalam aplikasi untuk memblokir tidnakan tak diinginkan, seperti perpustakaan pihak ketiga yang tiba-tiba membuat koneksi jaringan ke situs eksternal untuk C2. RASP melindungi aplikasi, runtime, server, dependensi sumber terbuka, dan perpustakaan pihak ketiga. Solusi ini bisa di-deploy dalam hitungan menit tanpa memerlukan perubahan kode apa pun, dan tak memerlukan pembaruan tanda tangan.

5. Kerentanan Zero Day

Kerentanan zero day seperti jenis CVE-2021-44288 sempat membuat heboh di akhir tahun, karena memungkinkan eksekusi remote code yang tak diizinkan dan memiliki dampak besar bagi seluruh organisasi yang menjalankan workload Java. Sudah banyak tim keamanan berusaha keras untuk menambal software mereka dan meningkatkan komponen pihak ketiga untuk memenuhi SLA.

Seperti diketahui, puncak serangan awal telah mencapai sekitar 280 ribu per jam, dan dengan jenis CVE lain di kelasnya, jumlah ini diprediksi akan terus bertambah, karena bisa saja varian baru sedang dibuat atau bisa ditemukan dalam beberapa hari dan minggu mendatang.

Cegah Serangan Zero Day dengan Solusi Imperva

Dengan mengimplementasikan solusi Imperva RASP, Anda akan mendapatkan strategi pertahanan mendalam untuk melindungi aplikasi dan API. Sejumlah pelanggan Imperva yang telah menggunakan solusi ini, seperti dari industri e-Commerce dan telekomunikasi, telah terbukti menyelamatkan ribuan jam dalam emergency patching dan mempercepat siklus pengembangan software yang aman. Pelanggan yang telah memiliki RASP di seluruh aplikasi Java mereka juga terlindungi dari serangan yang berkaitan dengan CVE-2021-44228.

Baca Juga: Cek Alasan Kenapa Tak Cukup Andalkan ISP untuk Mitigasi

Serangan DDoS

Dapatkan Solusi Imperva dari BPT

Sebagai mitra resmi Imperva, tim BPT siap membantu Anda memanfaatkan solusi jaringan untuk bisnis dan organisasi Anda. Tim BPT juga akan membantu menyediakan solusi Imperva, mulai dari konsultasi, migrasi, implementasi, hingga maintenance.

Anda tak perlu khawatir apabila mengalami kendala saat menjalankan solusi Extreme, karena BPT memiliki tim IT yang juga siap membantu mengatasi isu teknis dalam waktu 24 jam setiap harinya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi marketing@bluepowertechnology.com.

Penulis: Jeko Iqbal Reza
Content Writer CTI Group

//