News

Lates Post

Begini Cara SAS Optimalkan Distribusi Vaksin dengan Solusi Analitik di Masa Pandemi

in

Vaksin COVID-19 telah siap didistribusikan, dan beberapa bulan ke depan proses vaksinasi akan segera dijalankan di seluruh dunia. Namun demikian, pasokan vaksin yang tersedia saat ini masih diklaim terbatas. Karenanya, langkah vaksinasi sekarang akan diprioritaskan pada populasi kritis dan berisiko mengalami penyakit parah akibat COVID-19. Jika nanti jumlah bertambah, pemerintah pun masih tetap harus mengambil upaya dengan memastikan kapasitas memadai untuk administrasi vaksin, menetapkan proses distribusi, pemesanan, serta alokasi yang adil dan efisien.

Selain itu, kapasitas penyimpanan dan transportasi untuk distribusi vaksin juga menjadi salah satu kendala logistik yang kompleks, sehingga membutuhkan kordinasi antara pemerintah dan penyedia vaksin untuk menghadirkan armada kendaraan dan penyimpanan yang aman dari manufaktur ke lokasi vaksinasi.

Pun demikian, pemerintah nyatanya belum pernah menghadapi pandemi dalam skala yang hebat seperti sekarang. Meski saat ini sudah memasuki bulan Februari di tahun 2021, pandemi masih sulit untuk dikendalikan. Jumlah pasien COVID19 bertambah hingga mencapai 20 juta jiwa selama bulan Januari 2021. Hal ini membuktikan bahwa urgensi dari pendistribusian vaksin sudah pada level yang paling tinggi. Pemerintah harus menyiapkan sumber daya dan teknologi dalam menghadapi tantangan logistik dan operasional untuk administrasi vaksin.

Untuk menjembatani kendala tersebut, pemerintah hendak memanfaatkan infrastruktur yang ada seperti dengan Sistem Informasi Imunisasi dan juga berinvestasi pada platform manajemen vaksin. Dalam hal ini, SAS turut serta berkontribusi membantu distribusi vaksin dengan menghadirkan sistem manajemen data dan analitik untuk memungkinkan mereka melakukan pendekatan yang lebih holistik dan berbasis data dalam mendistribusikan dan mengelola vaksin, serta memantau keberhasilan program vaksinasi di seluruh dunia.

Simak lebih lengkap terkait apa saja dukungan yang diberikan SAS sebagai penyedia solusi software analitik dalam mempermudah distribusi vaksin yang tengah berlangsung.

Dukungan SAS untuk Distribusi Vaksin di Indonesia

SAS menawarkan platform analitik yang menyediakan berbagai kemampuan analisis dan manajemen data untuk mendukung beragam kasus yang potensial, yang mana masing-masing berperan penting untuk keberhasilan strategi vaksinasi.

Metode analitik tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi lokasi dari populasi prioritas, memantau kecukupan penyedia vaksin yang mampu memvaksinasi populasi kritis, mengukur perubahan pola kebutuhan dan permintaan untuk mengoptimalkan strategi rantai pasokan, dan melacak jejak penularan berbasis komunitas. Berikut beberapa poin langkah yang dilakukan.

Identifikasi Populasi Berisiko

SAS menciptakan strategi berbasis data untuk mengidentifikasi dan mengestimasi populasi kritis. Sebelumnya, pemerintah mengalami kesulitan menyeimbangkan kebutuhan membuat strategi prioritas yang teratur dan berdasarkan risiko sekaligus mengelola semua dosis vaksin yang telah dialokasikan. Mengintegrasikan data untuk menghitung ukuran populasi yang diprioritaskan di lokasi tertentu, memungkinkan strategi alokasi vaksin berbasis data agar memaksimalkan hasil dan meminimalisir dosis yang akan terbuang.

Menemukan lokasi dan memperkirakan ukuran populasi akan menjadi sangat penting dalam mengembangkan strategi alokasi yang efektif. Tugas kompleks ini tentu memiliki banyak tantangan teknis, seperti membuat estimasi yang valid secara analitis untuk mengidentifikasi populasi sasaran di seluruh sumber data.

Agar bisa melakukan ini, pemerintah dan lembaga kesehatan perlu mengintegrasikan data untuk mengidentifikasi populasi kritis, sehingga memungkinkan populasi menjadi bagian untuk mengakomodir hal-hal yang tidak diketahui dalam pasokan vaksin dan memodelkan dampak vaksinasi pada hasil prioritas.

Analisis visual juga sangat penting dalam menampilkan data populasi prioritas di peta, yang dapat mempercepat pengembangan strategi. Dengan menggunakan proximity clustering dan teknologi hot-spotting, para ahli bisa mengidentifikasi kepadatan populasi untuk memastikan pasokan vaksin yang memadai. Model epidemiologis juga dapat membantu memastikan kesadaran situasional yang berkelanjutan, sehingga pendekatan prioritas dan alokasi tak akan bergantung pada data secara point-in-time, tetapi sebagai bagian dari sistem pembelajaran berkelanjutan yang responsif terhadap perubahan di masa pandemi.

Monitor Kapasitas Vaksinasi

Mengidentifikasi dan merekrut penyedia vaksin yang cukup demi memastikan akses memadai untuk vaksin COVID-19 (terutama setelah persediaan bertambah), akan menjadi sangat penting. Dalam hal ini, SAS telah berpengalaman bekerja sama dengan lembaga kesehatan pemerintah dalam memantau kecukupan jaringan penyedia layanan kesehatan, basis teknologi, dan keterampilan yang dapat menyediakan pandangan berbasis bukti terkait tujuan vaksin dan kapasitas pengelolaan vaksin.

SAS juga telah bekerja dengan mitra komersial di seluruh dunia untuk menambah tenaga kesehatan masyarakat dalam memenuhi permintaan vaksin yang meningkat. Data terkait kapasitas penyimpanan dan hasil, bisa dihitung dan dimasukkan untuk pemahaman yang lebih lengkap tentang kecukupan jaringan.

Karena semakin banyak data terkumpul dari kejadian-kejadian yang buruk, SAS kini terus membantu pengawasan kesehatan dan penelitian untuk banyak lembaga pengatur kesehatan nasional.

Mengoptimalkan Strategi Rantai Pasokan

Lembaga kesehatan dan masyarakat diminta untuk mengalokasikan pasokan vaksin berdasarkan faktor kompleks yang saling terkait, seperti populasi yang dilayani serta kemampuan penyedia vaksin dalam menyimpan dan mendinginkan vaksin. Mengoptimalkan strategi distribusi sambil menghadapi peningkatan pasokan vaksin dan kebutuhan serta pendaftaran penyedia yang terus berubah, akan memerlukan pengelolaan data yang kuat.

Karenanya, SAS menawarkan analisis rantai pasokan secara end-to-end untuk membantu lembaga menanggapi respons distribusi vaksin yang terkordinasi dan efisien. Dengan merekam inventaris, permintaan, kapasitas, dan data terkait lainnya di seluruh rantai distribusi, mereka bisa menciptakan model yang dapat menentukan bagaimana lembaga dapat mengoptimalkan strategi alokasi, sambil memperhitungkan karakteristik pandemi yang selalu dinamis. Hasilnya nanti bisa berupa serangkaian rencana yang fleksibel dan dapat disesuaikan untuk proses vaksinasi, pemantauan inventaris, dan distribusi.

Analisis Pengelolaan Dosis Vaksin

Administrator vaksinasi perlu melaporkan sejumlah elemen data tertentu secara real-time melalui catatan kesehatan elektronik atau via Sistem Informasi Imunisasi. Informasi ini menjadi alat penting untuk membuat analitik respons cepat yang dapat memandu pengambilan keputusan dan perencanaan di masa mendatang. Sayangnya, kurangnya investasi jangka panjang dalam infrastruktur IT masyarakat memiliki kendala dalam kualitas pengelolaan data dan pelaporan, yang mana secara kolektif menjadi hambatan strategi vaksinasi berbasis data.

Pada kasus ini, solusi manajemen data SAS dapat membantu lembaga dalam menciptakan rekaman vaksinasi terpercaya. Ini termasuk dalam mengotomatiskan proses manual seperti persiapan dan integrasi data, serta resolusi entitas sehingga memberikan analis lebih banyak waktu untuk melakukan upaya pengobatan dan vaksinasi. Dengan data tersebut, SAS dapat menyediakan analitik akurat untuk membantu lembaga dengan sejumlah langkah berikut:

·  Memprediksi sumber yang terus meningkat di seluruh wilayah, mulai dari negara, kota besar, dan lokasi terpencil untuk mengoptimalkan strategi alokasi.

·   Memantau serapan untuk memastikan keselarasan dengan antisipasi kebutuhan, permintaan penyedia vaksin, dan distribusi vaksin.

·   Menganalisis kesenjangan yang tak terduga dalam administrasi vaksinasi untuk membantu upaya penjangkauan dan keterlibatan.

·   Mengantisipasi hambatan dalam pemberian dosis kedua.

·   Memperoleh wawasan terkait perubahan kerentanan, laju penularan, status kekebalan populasi, dan lain sebagainya.

Dapatkan Solusi SAS dari BPT

Sebagai salah satu IT expert di Indonesia, Blue Power Technology (BPT) telah bekerja sama dengan SAS dalam memberikan bisnis di Indonesia solusi manajemen dan analitik yang unggul diandalkan untuk berbagai jenis kebutuhan pengelolaan data. Tim kami yang profesional dan bersertifikasi siap membantu Anda di setiap proses, mulai dari konsultasi hingga after sales support. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi marketing@bluepowertechnology.com