//
News
Lates Post

Serba- Serbi Web Scraping: Manfaat, Risiko, dan Legalitasnya

in

Web scraping telah menjadi perhatian serius bagi bisnis. Praktik ini melibatkan pengambilan konten yang telah diprogram dari berbagai sumber, termasuk artikel, harga, promosi, dan data API yang seharusnya hanya tersedia untuk pelanggan atau mitra resmi.

Meskipun web scraping sudah ada sejak lama, masih ada perdebatan apakah praktik ini  legal atau tidak. Kaburnya batasan antara pengambilan data yang sah dan yang merugikan semakin diperumit dengan hadirnya Artificial Intelligence (AI), membuat situasinya semakin kompleks.

Jadi, apa sebenarnya web scraping? Bagaimana legalitasnya? Apa saja manfaat dari web scraping, dan bagaimana bisnis dapat mengantisipasinya? Simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut ini.

 

Apa itu Web Scraping? 

 

Web scraping adalah teknik untuk mengambil data dari satu atau beberapa website secara otomatis. Data yang diambil bisa berupa teks, gambar, tabel, atau format lainnya. Istilah ini juga merujuk pada aplikasi software yang diprogram untuk mengunjungi situs web, mengambil halaman yang relevan, dan mengekstraksi informasi yang berguna untuk analisis data atau riset pasar.

 

5 Fungsi dan Manfaat Web Scraping

Web scraping tidak selalu bersifat negatif, perbedaannya terletak pada cara pengambilan data dan bagaimana data tersebut digunakan. Dalam bentuk positif, web scraping merupakan landasan penting internet yang bermanfaat bagi bisnis dan konsumen. Berikut lima fungsi dan manfaat web scraping.

1. Optimasi Harga Produk

Web scraping membantu bisnis menganalisis harga produk pesaing untuk menetapkan harga yang kompetitif.

2. Perbandingan Harga 

Layanan pembanding harga menggunakan scraping untuk mengumpulkan data harga produk dari berbagai website, memungkinkan konsumen menemukan penawaran terbaik.

3. Riset Pasar 

Web scraping sering digunakan dalam riset pasar di media sosial untuk menganalisis sentimen publik terhadap produk atau merek tertentu.

4. Penelusuran Informasi Perusahaan

Bisnis menggunakan web scraping untuk mencari informasi penting tentang perusahaan tertentu, memastikan kredibilitas mitra bisnis yang kredibel dan terpercaya.

5. Mendapatkan Leads 

Dalam pemasaran digital, mendapatkan leads baru sangat penting. Web scraping membantu dalam mendapatkan informasi seperti data pengikut kompetitor dan alamat email potensial konsumen.

 

Bagaimana Teknik Web Scraping? 

Web scraping bekerja dengan langkah-langkah yang relatif sederhana namun juga kompleks. Berikut empat teknik yang umum dilakukan saat melakukan web scraping.

1. Parsing HTML

Metode ini melibatkan pengiriman permintaan HTTP ke server website untuk mengekstrak data. Ini bisa digunakan untuk website statis atau dinamis, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan pemblokiran.

2. Salin Data Secara Manual

Teknik sederhana yang membutuhkan waktu lebih lama, yakni dengan mengambil data satu per satu. Cocok untuk website dengan jumlah data terbatas dan hasilnya cukup akurat karena Anda tahu persis di mana mencari data.

3. Analisis DOM 

Representasi struktur halaman website yang dimuat saat proses parsing HTML. Ini berguna jika teknik parsing HTML gagal dan bisa digunakan untuk website dinamis.

4. Menggunakan Google Sheets 

Ekstraksi data dengan mudah menggunakan Google Sheets menggunakan fitur Inspect Element di browser, menyalin expression XPath, dan menyimpannya ke IMPORTXML di Google Sheets.

 

Bagaimana Legalitas Web Scraping?

Legalitas web scraping tidaklah bersifat hitam putih. Secara umum, web scraping dianggap legal, namun dapat menjadi ilegal tergantung pada beberapa faktor.  Web scraping bisa menimbulkan masalah hukum seperti pelanggaran Computer Fraud and Abuse Act (CFAA), pelanggaran kontrak, pelanggaran hak cipta, dan pencemaran hak milik. Semua ini tergantung pada konteks dan faktor-faktor tertentu yang perlu dipertimbangkan, antara lain.

1. Jenis Data yang Diambil 

  • Data Publik: Umumnya dianggap legal, seperti informasi produk di situs e-commerce
  • Data Pribadi: Ilegal jika diambil tanpa izin, karena melanggar privasi individu
  • Data Hak Cipta: Ilegal jika diambil tanpa izin, karena melanggar hak cipta

2. Metode Pengambilan Data 

  • Bot Berlebihan: Ilegal jika membebani server website dan mengganggu kinerjanya
  • Melanggar Kebijakan Website: Banyak situs melarang web scraping, melanggarnya dapat menjadi ilegal
  • Praktik Tidak Etis: Mencuri data, menyebarkan informasi palsu, dapat dianggap ilegal

3. Peraturan Wilayah Hukum

Peraturan mengenai web scraping bervariasi di setiap negara. Beberapa negara memiliki undang-undang khusus yang mengatur web scraping, sementara negara lainnya mungkin belum memiliki regulasi yang jelas.

 

Bagaimana Legalitas Web Scraping di Era AI? 

Kehadiran AI dan Large Learning Models (LLM) memunculkan diskusi mengenai legalitas dan etika web scraping. Web scraping kini menjadi komponen penting dalam melatih sistem AI dan LLM. Model seperti GPT-4 dari OpenAI, membutuhkan data dalam jumlah besar untuk belajar dan menghasilkan output yang koheren.

Dengan melakukan scraping data dari internet, model-model ini dapat dilatih pada kumpulan data yang beragam dan luas, sehingga meningkatkan kemampuan mereka untuk memahami dan merespons berbagai input. Namun, praktik ini juga menimbulkan pertanyaan hukum dan etika yang harus dihadapi bisnis. Beberapa pihak berpendapat, data-data yang dikumpulkan dengan metode web scraping diperlukan untuk memajukan teknologi AI, sementara ada juga yang berpendapat hal tersebut melanggar hukum hak cipta dan hak privasi.

Selain itu, saat sistem AI dan LLM dilatih pada data yang di-scrape, mereka dapat secara tidak sengaja memperkuat atau menyebarluaskan informasi pribadi, sehingga menimbulkan risiko potensial bagi individu dan masyarakat. Selain itu, kurangnya transparansi dalam cara data ini digunakan dan kesulitan menghapus data setelah di-input juga menimbulkan masalah etika tambahan.

 

Cegah Web Scraping Ilegal dengan Imperva 

Untuk menghentikan praktik ilegal web scraping, salah satu pendekatan yang efektif adalah dengan menggunakan solusi bot management. Investasi pada solusi ini membantu mencegah operator bot, peretas, pesaing tidak etis, dan penipu untuk menyalahgunakan, memanfaatkan, dan menyerang aplikasi.

Imperva Advanced Bot Protection adalah solusi bot management terdepan yang melindungi bisnis dari serangan bot paling canggih saat ini. Solusi ini melindungi semua titik masuk, mulai dari situs web, aplikasi seluler, hingga API terhadap setiap ancaman otomatis OWASP, termasuk web scraping.

Sebagai bagian dari pendekatan multilayer untuk deteksi bot, Imperva menggunakan Machine Learning yang dirancang khusus untuk mendeteksi web scraping. Imperva Advanced Bot Protection menggunakan pendekatan holistik, menggabungkan:

  • Vigilant Service: Memberikan pandangan dan kendali penuh atas lalu lintas manusia dan bot
  • Teknologi Unggul: Menggunakan ML untuk mendeteksi dan memblokir bot berbahaya
  • Industry Expertise: Memahami lanskap bot dan strategi terbaru

Imperva Advanced Bot Protection hadir untuk menghentikan berbagai aktivitas berbahaya terkait web scraping, termasuk:

  • Pencurian Konten: Mencegah kompetitor mencuri harga, strategi SEO, dan informasi rahasia
  • Pelacakan Data Kompetitif: Melindungi data pelanggan, harga, paket promosi, penempatan keywords, dan konten editorial unik.
  • Serangan SEO Negatif: Mencegah konten duplikat hasil scraping yang merusak SEO, mengalihkan traffic, dan merugikan brand
  • Kontrol Agregator Data: Menghentikan pihak lain yang berupaya mengambil data tanpa izin
  • Pengurangan Beban Infrastruktur: Mencegah lonjakan traffic bot yang membebani website dan berdampak buruk pada kinerja dan SEO.

 

Baca Juga: Imperva Cloud WAF: Solusi Keamanan Aplikasi Terlengkap untuk Perlindungan Optimal

 

Dapatkan Imperva Advanced Bot Protection di BPT

Web scraping tidak selalu ilegal, tetapi bisa merugikan bisnis Anda. Gunakan solusi Imperva Advanced Bot Protection dari Blue Power Technology (BPT) untuk melindungi dan menjaga keamanan data serta konten bisnis Anda. Imperva dan BPT akan membantu melindungi bisnis dari ancaman web scraping dan memastikan website Anda aman, kompetitif, dan menguntungkan.

BPT sebagai authorized advanced partner Imperva didukung tim IT profesional dan bersertifikat untuk membantu Anda terhindar dari trial and error mulai dari tahap konsultasi hingga dukungan after sales. Pastikan perusahaan dan instansi Anda memiliki keamanan to the next level!

Ingin tahu lebih lanjut tentang solusi ini? Jangan ragu hubungi tim kami melalui tautan ini.

 

Penulis: Wilsa Azmalia Putri - Content Writer CTI GROUP

 

//