News
Lates Post

Solusi SAS Hadirkan Kemudahan Pelaporan Keuangan Sesuai Standar Internasional IFRS 17

in

IFRS 17 telah disahkan sebagai standar pelaporan keuangan industri asuransi, dan menjadi standar akuntansi keuangan yang dikeluarkan International Financial Reporting System (IFRS) board untuk mengatur perlakuan akuntansi yang disepakati secara internasional untuk kontrak-kontrak asuransi.

Menurut informasi yang disampaikan laman Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan, penerapan IFRS 17 yang diadopsi menjadi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan atau PSAK 74 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai dapat meningkatkan transparansi industri dan pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan publik pada industri asuransi.

Meski demikian, penerapan IFRS 17/PSAK 74 tidaklah mudah. Perusahaan asuransi membutuhkan waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri.  Hal ini mengingat penerapan IFRS 17 membutuhkan sumber daya manusia dan sistem teknologi informasi dan komunikasi yang tidak mungkin bisa dipersiapkan dalam waktu singkat.

Karenanya, untuk bisa memenuhi kebutuhan standar  IFRS 17, perusahaan asuransi bisa memanfaatkan program akuntansi khusus yang tetap dapat memenuhi syarat kepatuhan tanpa harus mengorbankan visibilitas. Salah satunya adalah solusi software akuntansi untuk IFRS 17 dari SAS yang akan kami bahas di artikel ini.

Namun sebelum menggali lebih dalam tentang apa saja keunggulan solusi ini, ada baiknya kita mempelajari lebih lengkap terkait IFRS 17 terlebih dahulu.

Baca Juga: Solusi SAS Bantu Pemerintah Siapkan Program di Tengah Impitan Ekonomi

Apa Itu IFRS 17?

IFRS 17 adalah standar akuntansi keuangan yang diresmikan lembaga International Financial Reporting System (IFRS), di mana ditujukan untuk mengatur peraturan akuntansi yang disetujui secara internasional untuk kontrak asuransi. IFRS 17 akan menggantikan IFRS 4 yang sudah ditetapkan sejak 2004.

IFRS dirancang untuk menciptakan bahasa akuntansi secara umum, sehingga membantu perusahaan asuransi untuk bisa mengatur laporan keuangannya secara konsisten. Dengan menerapkan standar ini, bisnis bisa mengeluarkan laporan keuangannya dengan standar yang sama dari kompetitornya, dan menciptakan perbandingan yang lebih mudah.

IFRS 17 menyajikan model akuntansi lebih berguna dan konsisten untuk kontrak asuransi yang dihadirkan sebuah entitas, sehingga tentunya dapat meningkatkan perbandingan antara laporan keuangan. Selain itu, IFRS 17 juga memiliki prinsip untuk menerapkan pengakuan, penyajian, pengukuran, dan pengungkapan kontrak asuransi dalam standar yang sudah ditetapkan.

Adapun tujuan IFRS 17 adalah memastikan entitas memberikan laporan yang sesuai dan valid dalam menggambarkan sebuah kontrak. Dengan demikian, informasi tersebut memberikan gambaran dasar bagi pengguna laporan keuangan untuk menilai pengaruh kontrak asuransi ke posisi dan kinerja keuangan, serta cash flow dari entitas tersebut.

Mengapa IFRS 17 Diperlukan?

Investor serta analis sebelumnya tak bisa menggunakan laporan keuangan sebagai instrumen untuk membandingkan performa keuangan suatu perusahaan asuransi di sebuah negara dengan negara lainnya. Hal ini terjadi dikarenakan tak adanya kebijakan akuntansi yang setara antar negara.

Kebijakan akuntansi ini sebelumnya dianggap tak cukup dalam menjelaskan perbedaan performa perusahaan asuransi yang satu dengan yang lain, dan disebabkan oleh variasi produk yang dihadirkan, komponen investasi dalam kontrak asuransi, dan perbedaan penghitungan cadangan teknis. Karenanya, dibutuhkan model akuntansi yang lebih berguna dan konsisten seperti IFRS 17 untuk mengatasi permasalahan ini.

Kapan IFRS 17 Akan Diterapkan?

IFRS 17 sebetulnya sudah dikeluarkan sejak Juni 2017, tetapi kenyataannya implementasi standar ini memakan waktu hingga 3,5 tahun sebelum penerapan wajib yang sudah ditetapkan pada 1 Januari 2021. Sudah ada beberapa negara yang mengakui akan menerapkan standar ini secara utuh.

Berdasarkan informasi yang dimuat laman Ikatan Akuntan Indonesia, di Indonesia sendiri, IFRS 17 memiliki nama PSAK, dan pada 26 November 2020, Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) sudah mengesahkan EDPSAK 74 menjadi PSAK 74 dengan tanggal efektif pelaksanaan pada 1 Januari 2025.

Solusi Software Akuntansi SAS untuk IFRS 17

SAS menghadirkan solusi berupa program akuntansi yang dapat membantu perusahaan asuransi memiliki cara paling efektif dalam mengelola proses akuntansi seperti urusan kontrak asuransi, mulai dari orkestrasi data dan analitik, hingga pelaporan risiko dan profitabilitas.

Solusi ini juga akan menjamin kesuksesan proses dari standar IFRS 17 dengan sejumlah kemampuan, seperti model data yang sebelumnya sudah ditentukan, manajemen data dan aturan bisnis, kalkukasi yang didasarkan pada Building Block Approach, Premium Allocation Approach, Variable Fee Approach, serta pembuatan posting, manajemen proses dan tata kelola yang efektif.

Apa Saja Keunggulan Solusi SAS untuk FRS 17?

Solusi SAS untuk IFRS 17 menghadirkan sejumlah keunggulan fitur yang dapat membantu Anda melindungi investasi dalam solusi akuntansi, aktuaria, serta yang terkait dengan mengintegrasikan kapabilitas utama IFRS 17. Berikut beberapa di antaranya.

Tampilan Komprehensif

Anda dapat memenuhi semua persyaratan IFRS 17 termasuk akuntansi untuk kontrak asuransi dan menciptakan proses kerja terstruktur. Solusi ini mengintegrasikan kalkukasi finansial dan risiko, memungkinkan Anda menyederhanakan alur informasi dan pelaporan cash flow yang diharapkan dengan cash flow sesungguhnya untuk seluruh stakeholder. Solusi ini juga memfasilitasi hasil pelacakan dan metrik secara tepat waktu, memenuhi persyaratan peraturan IFRS 17 dan mendorong kolaborasi antara aktuaris, manajer risiko dan keuangan.

Validasi dan Koleksi Data yang Lebih Baik

Memungkinkan pengumpulan data secara langsung dari manajemen kebijakan, aktuaria dan sistem akuntansi. Fitur ini juga melakukan validasi data dari berbagai sumber, termasuk aktuaria dan produksi data yang dibutuhkan untuk mengkalkulasikan cash flow.

Meningkatkan Manajemen Workflow

Kemampuan manajemen workflow mendukung orkestrasi alur kerja untuk mengatasi peraturan akuntansi dan pelaporan IFRS 17 yang ada dan di waktu mendatang. Fitur ini termasuk validasi data di setiap tahap, mulai dari cash flow yang didiskon dan tak didiskon hingga pembuatan laporan. Anda juga dapat menambahkan proses review dan persetujuan ke setiap tahap alur kerja.

Cara yang Sesuai untuk Setiap Jenis Kebijakan

Kemampuan untuk memasukkan kategorisasi jenis kebijakan dan mengatasi persyaratan grouping. Solusi dari SAS mendukung cara penilaian IFRS 17 untuk kewajiban asuransi: General Measurement Model (GMM) atau yang sebelumnya dikenal sebagai Building Block Approach (BBA) untuk kontrak jangka panjang, dan Variable Fee Approach (VFA). Anda bisa menerapkan metode penghitungan mana pun yang dipilih untuk lini bisnis asuransi dan reasuransi.

Tahap Hasil Validasi untuk Post Sistem Akuntansi

SAS menghasilkan laporan pre-posting yang sejalan dengan sistem akuntansi perusahaan Anda, di mana mendukung pelaporan multi-GAAP dan multicurrency. Kemampuan pelaporan ini mencakup agregasi dan disagregasi hasil, sehingga Anda bisa menelusuri detail kontrak atau analitis.

Baca Juga: Begini Cara SAS Optimalkan Distribusi Vaksin dengan Solusi Analitik di Masa Pandemi

Dapatkan Solusi SAS dari BPT

Sebagai mitra resmi SAS, BPT siap membantu Anda memanfaatkan solusi jaringan untuk bisnis dan organisasi Anda. Tim BPT juga akan membantu menyediakan solusi SAS, mulai dari konsultasi, implementasi, hingga maintenance.  

Anda tak perlu khawatir apabila mengalami kendala saat menjalankan solusi SAS, karena BPT memiliki tim IT yang juga siap membantu mengatasi isu teknis dalam waktu 24 jam setiap harinya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi marketing@bluepowertechnology.com.

Penulis: Jeko Iqbal Reza - Content Writer CTI Group

//